Wednesday, November 13, 2013

Paket internet Smartfren VS Paket internet Esia VS Paket Internet Flexi

Ada 3 operator telekomunikasi yang bermain di CDMA mereka adalah Smartfren, Esia, dan Flexi. Ketiga operator tersebut bukan hanya bersaing dalam paket voice (suara), tetapi mereka pun bersaing pada paket data atau paket internet murah.

 

Kami akan memberikan tabel perbandingan dari segi tarif, kuota dan masa aktif dari Paket internet Smartfren, Paket internet Esia, dan Paket Internet Flexi. Kami mengharapkan memudahkan kalian semua untuk dapat memilih paket internet mana yang terbaik dan sesuai kebutuhan.

 

Paket Internet SmartFren

Paket Internet

Jenis Paket

Tarif

Kuota (FUP)

Kecepatan

Download

Upload

NEO REGULAR

Harian

-

Bulanan

Rp 49.000

2 GB

512 Kbps

256 Kbps

NEO PREMIUM

Harian

Rp 7.500

300 MB

1 Mbps

512 Kbps

Bulanan

Rp 99.000

6 GB

1 Mbps

512 Kbps

XTRA PREMIUM

Harian

-

Bulanan

Rp 199.000

15 GB

3,1 Mbps

1,8 Mbps

>> Lihat Paket Internet SmartFren Selengkapnya…

Paket Internet Esia

Paket Internet

Tarif

Kuota

Masa Aktif

Kecepatan

Paket POL2 (New)

Rp 2.000

Unlimited

1 Jam

3,1 Mbps

Paket MINI

Rp 25.000

600 MB

30 Hari

3,1 Mbps

Paket SUPER MEGA

Rp 50.000

2 GB

30 Hari

3,1 Mbps

Paket SUPER GIGA+

Rp 140.000

7,5 GB

30 Hari

3,1 Mbps

Paket ULTIMATE

Rp 500.000

35 GB

60 Hari

 3,1 Mbps

>> Lihat Paket Internet Esia Selengkapnya…

Paket Internet Flexi

Paket Internet

Tarif

Kuota

Masa Aktif

Kecepatan

Paket Harian

Rp. 2.500

-

1 Hari

3,1 Mbps

Paket MIngguan

Rp. 15.000

-

7 Hari

3,1 Mbps

Paket Bulanan

Rp. 50.000

-

30 Hari

3,1 Mbps

Paket Tahunan

Rp. 450.000

-

365 Hari

 3,1 Mbps

>> Lihat Paket Internet Flexi Selengkapnya…

 

Nah kalo kamu ingin mengetahui paket internet termurah terbaru dari XL, 3, Simpati, im3, indosat, telkomsel, as, speedy, axis, firstmedia bisa kunjungi website ane http://infopaketinternet.com.


twitter : https://twitter.com/paketinternet83

facebook:https://www.facebook.com/pages/Info-Paket-Internet/574706352578321

 

 

 

Monday, November 4, 2013

Paket Internet XL dan Paket internet 3

Paket internet XL dan Paket internet 3 adalah paket internet yang banyak dicari dalam searching Keyword google. Sehingga untuk memudahkan para neters untuk memilih mana yang terbaik antara paket internet XL dan Paket internet 3, baik dari segi tarif, kuota, unlimited atau kecepatannya. Saya akan memberikan informasi mengenai kedua paket internet dari operator XL dan 3 (tri).


Berikut Informasi paket internet dari XL dan 3


Paket internet XL

Paket Internet Kuota Tarif Masa Aktif
HotRod 3G+ 600 MB(+ Bonus 1,5 GB) Rp 25.000 30 Hari
Begadang 11 GB Rp.49.000 00.00 – 09.00 (30 hari)
Super Ngebut 11 GB Rp 49.000 30 Hari

>> Lihat Paket Internet XL Selengkapnya…

 

Paket internet 3 (Three)

Paket Internet Kuota Tarif Masa Aktif
Paket Internet 3 AON 50 MB Rp 10.000 30 Hari
Paket Internet 3 Kuota ++ 1,25 GB Rp 50.000 -
Paket Internet 3 Regular 1 GB Rp 50.000 -

 >> Lihat Paket Internet 3 (Three) Selengkapnya…


Nah kalo kamu ingin mengetahui paket internet murah  XL, 3, Simpati, im3, indosat, telkomsel, as, speedy flexi, axis, esia dan smartfren bisa kunjungi website ane http://infopaketinternet.com.

twitter : https://twitter.com/paketinternet83

facebook:https://www.facebook.com/pages/Info-Paket-Internet/574706352578321

Sunday, June 9, 2013

PUISI AIR MATA CINTA SEJAK KEPERGIANMU

PUISI AIR MATA CINTA SEJAK KEPERGIANMU , Puisi ini mengisahkan perasaan seorang gadis yang merasa menyesal karena selama ini egois tidak mau mengerti perasaan seseorang . Gadis hanya menganggap apa yang di lakukan orang tadi hanya gurauan belaka atau hanya mimpi yang tak berarti . Hingga akhirnya orang tadi memilih untuk pergi untuk menjauhi cewek tadi , supaya hatinya tidak sedih dan tidak menggunggu gadis tadi . Sejak itu gadis baru sadar bahwa kepergian orang tadi menjadikan hari-harinya sedih dan di liputi air mata karena cinta tumbuh setelah orangnya tiada .

Mudah mudahan ini hanya mimpi
Perang perasaan ... di hati dan pikiran
Aku merasa gila dan tak waras
Aku buta dan tak tahu perasaan
Aku bodoh telah membuang kesempatan .

Apakah aku kehilangan cintaku kepada seseorang yang amat baik
Dan apakah dia mencintaiku seperti ku mencintainya,
Apakah kau tahu aku benar-benar cinta
Terlalu banyak untuk di ungkapkan
Di rundung kesepian , sejak pergimu sebagai keputusan
Benar benar sedih yang aku rasakan
Saat ini hanya dirimu yang aki inginkan
Yang pasti ....
Aku menangis... sejak kau pergi

1 Juni jam sembilan malam...
Kau bilang tak sanggup lagi
Dan ingin pergi jauh tak akan kembali


Aku rela melepaskanmu..,
Ku pikir kau tidak istimewa
Aku tidak berharap bertemu lagi
Ku pikir saya benar dengan keputusanku

Ternyata semua itu salah...
Saat ini aku merasa kehilangan
Merasa kesepian...
Kau orang terbaik yang aku jumpai
Tapi tidak bisa lagi aku temui
Hanya bisa menangis dan meratapi
Kenapa kau pergi.....
--------------------------
Dengar Musiknya


Thursday, June 6, 2013

3 PUISI KENANGAN BULAN SUCI RAMADHAN

 3 PUISI KENANGAN BULAN SUCI RAMADHAN - Setiap ada permulaan selalu ada akhiran, setiap ada pertemuan ada perpisahan, setiap kehidupan ada kenangan , dan inilah puisi kenangan bulan ramadhan .
KUNANTI HARI FITRI

Lantunan doa mengalir sekujur darah
Melekat sungguh lekat
Pejamkan mata menyusup makana
Resapi bagian kecil kehidupan
Teringat setitik hina dan seluas pandangan dosa
Terkerut pasrah sucikan diri
Aduhai ringan tubuh ini
Melayang lepas tinggalkan bait-bait pahit
Malam hilang terbitlah fajar
Mencerahkan gelap dengan dinginnya embun
Kunanti hari fitri itu
Penuh harap kan fitrah diri

RAMADHAN SEWAKTU KECIL

Masih kecil pintar puasa
Menitih pahala sdari kecil
Berlama-lama menahan haus

Masih kecil pintar puasa
Belajar ibadah sedari kecil
Bersabar-sabar menahan emosi
Meski hasrat ingin menangis

Masih kecil pintar puasa
Mencari hikmar saat bermain
Tidur terlelap menahan lapar
Meski hasrat ingin terlelap kenyang

Sedari kecil mencintai ibadah
Jika sudah besar ahli ibadah
Menitih pahala hingga tua

TAUBAT DIBULAN RAMADHAN

Dulu tidak serajin ini
Shalat lima waktu
Mengaji tadarus
Melangkapi dengan shalat sunnah
Hingga berdzikir disela kesibukan
Dulu acuh tak acuh
Bermain sampai lelah
Tidur pulas hingga pagi
Meniggalkan serangkaian shalat
Hingga mengucap kata-kata tak pantas
Sekarang berbeda
Bulan Ramadhan mendapat berkah
Telapak tangannya dicuci bersih
Mulutnya dikumur bersih
Kotoran hidungnya menghilang bersih
Wajahnya cerah bersinar
Lenganya lembab bersih
Rambutnya basah dan segar
Telinganya terbasuh sejuk
Hingga kakinya dingin bersih
Dan kembali ke jalan Allah dibulan suci Ramadhan



3 PUISI MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN

 PUISI MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN - Puisi ini berisi tentang rasa suka dan gembira serta nasehat ketika datangnya bulan penuh rahmat dan ampunan yaitu bulan suci ramadhan . mudah mudahan puisi ini bisa memberi manfaat .

BILA RAMADHAN MEMANGGIL

Bila Ramadhan memanggilmu
Mengetuk pintu hidupmu
Sambut ia sepenuh rindumu
Dekap ia sepenuh cinta
Dan biarkan jemari indahnya
Merengkuhmu dalam ampunan-Nya

Bila Ramadhan memanggilmu
Sambutlah ia bak tamu istimewa
Kenaglah kelopak hari-hari
Yang telah luruh berguguran
Kenanglah seumpama pertanda
Bagi engkau sang penerus pejalanan
Bersiaplah menjemput giliran
Bila tak lagi kau jumpai ia
Ramadhan di tahun depan

Bila ramadhan memanggilmu
Bersihkan hati dari segala dengki
Sucikan jiwa dari segala prasangka
Bersihkan raga dari segala dosa
Bila Ramadhan memanggilmu
Berlarilah menjemput panggilan-Nya

RAMADHAN

Ya Allah Kau datanglah lagi Ramadhan buatku
Ketika kku masih saja tak mampu mensyukuri Ramadhan-Mu yang lalu
Hari-hari-Mu masih saja ku lalui
Tanpa isi
Tanpa makna
Tanpa syukur
Bahkan dengan sikap takabur
Kadang kami masih saja lupa bahwa Engkau penentu
Kadang kami masih merasa kebenaran itu hanya punyaku
Yang lain bukan makhluk-Mu
Yang lain bukan umat-Mu

Dalam doaku
Sering ku memaksa
Seolah ku yang lebih tahu dari-Mu Sang Maha Tahu
Doaku bukan harapan, tapi keharusan
Dan ketika ada satu yang tak Kau kabulkan
Seolah hilang seluruh nikmat yang kau limpahkan

INDAH RAMADHAN

Ada sekuntum hari
Wanginya mengharumi bumi
Saat itulah kemurahan sang Khalik berlimpah
Menyatu pada segala inti hidup

Adalah Ramadhan
Ia bertelaga bening
Airnya mutiara maghfirah
Gerincingnya dzikir dan tadarus
Tepiannya doa lemah lembut, llirih dan pasrah
Siapa tak ingin jadi ikannya?
Mari berenang dengan kesunyian nafsu
Agar setiap sirip kita tak patah sia-sia

Ia rahasia
Tak sekedar lapar dahaga
Tapi itulah sesungguhnya hakikat cinta
Dan salah satu cara bertegur sapa dengan Allah
Karena dengan lapar dan haus
Kita lebih bias menyadari bahwa kita tak berpunya
Bias lebih memahami
Bahwa kita tak lebih dari sebutir debu
Diantara keMaha luasan-Nya
Ia sepantasnya dirindukan
Karena ia lebih

Dicakrawala bertebar penagmpunan
Dan segala kebaikan
Juga Nuzulul Qur�an dan Lailatul Qadar

PUISI DO'A DI BULAN PUASA RAMADHAN

 PUISI DO'A DI BULAN PUASA RAMADHAN - Tepatnya puisi doa dan renungan di bulan ramahdan, mudah mudahan puisi ini memberi inspirasi pembaca untuk lebih menjernihkan hati dan pikiran serta ketulusan dalam memohon pada Allah ...
PUASA

Kalau masih terhangus sambaran halilintar
Kalau masih ngeri kunyahan gigi macan
Kalau masih benjol oleh lemparan batu
Kalau masih lepuh kala terbakar api
Ingatlah konsekuensi tidak berpuasa
Karena dahsyatnya siksa neraka
Berlipat ganda pedihnya siksa dunia

DOA RAMADHAN

Ya Allah�
Dalam dekapan Ramadhan suci ini
Berikan hambamu ini kesadaran
Betapa bulan ini adalah gudang
Yang menyimpan stok Rahmat
Dalam sepuluh ruang tamunya
Berikan pada hamba
Makna luas ruang Maghfirah-Mu
Yang tersembunyi dalam sepuluh ruang keluarga
Tancapkan keyakinan pada diri hamba tentang janji-Mu
Yang terlukis dalam sepuluh ruang tidur bulan-Mu
Menggambar kebebasan dari api abadi-Mu
Ya Allah�
Hamba ingin menjadi penebar ayat-ayat-Mu
Merangkul tiang rumah-Mu
Merayumu tiap malam
Mengingat-Mu dalam duapuluh gerak istirahatku
Menjenguk-Mu dalam detik-detik sahurku
Menemani mata hati mengelilingi hari-hari-Mu
Ya Allah�
Hamba bersimpuh dalam belay kuasa-Mu
Mengakui kelemahan dan kesalahan nafsi
Membeberkan aib sendiri
Membuka rahasia pribadi
Kepada-Mu!
Mengorek dosa-dosa satu persatu
Berharap siraman deras ampunanMu
Ya Allah�
Bersama laju bulan penuh rahmat ini
Hamba lontarkan ide-ide hamba
Menjelaskan planning
Mendiskusikan masa depan
Mengadukan keinginan
Menumpuk harapan
Dan meletakkannya di atas tangan-Mu
Ya Allah�
Sedikit sekali yang kuminta
Dalam luas kuasa-Mu yang terbuka

RAMADHAN YANG INDAH

Mungkin kita tidak tahu
Kapan kita mati dan hidup
Mungkinkah kita bias
Berpuasa di saat Ramadhan ini

Janganlah engkau tidak berpuasa
Hanya karena tidak kuat menahan hawa nafsu
Yang terus berdatangan

Kita manusia
Makhluk Allah yang sempurna
Punya pikiran dan akal jernih

Banyak dosa
Banyak kesalahan
Yang tlah kita perbuat dalam tiap langkah

Hanya dengan berpuasa
Hanya dengan shalat
Dosa kita bisa hilang dikit demi sedikit

Marilah kita puasa
Dibulan Ramadhan ini
Dan bertaubatlah sebelum nyawa kita diambil Allah

3 PUISI PUASA RAMADHAN MENGHARUKAN

 3 PUISI PUASA RAMADHAN MENGHARUKAN - Mudah-mudahan puisi ini bisa menambah kelembutan hati kita dan bisa memotivasi prilaku kita untuk berbuat lebih baik dari hari hari biasa .
TUHANKU AKU MENGADU

Aku kecil dikala dulu berada
Tak satupun tahu hasrat yang kusimpan
Disaat waktu terus berputar
Di kala usia bertambah angka

Tuhan bolehkan aku bicara padamu
Sekarang aku sudah besar
Detik demi detik kulewati bersama-Mu
Senang dan sedih ku lalui dengan mengenal-Mu
Tuhan aku punya hasrat
Hambamu punya timbunan cita-cita
Wujudkanlah dikala aku besar nanti

Tuhan ku pecaya kaulah pengatur jagad raya
Penentu segala takdir ini

DI PENGHUJUNG RAMADHAN

Kala kerinduan belumlah usai
Kala penghayatan dalam doa belumlah sempurna
Menapaki lajunya perjalanan yang tiada henti
Menyusuri lorong yang penuh liku menghadang

Ku ingin kau basuh dalam renunganku
Saat kau pancarkan cahaya dalam bulan nan mulia
Mengharapkan ampunan dalam sujudku yang panjang
Masihkan kan kupalingkan wajah ini?

Ingin ku hapus semua noda dan dosa
Ingin ku hempas semua kobaran emosi dalam dada
Meluruhkan jiwa yang sarat dengan hasrat
Tenggelam dalam tangisan penuh sesal

Sanggupkah kan kutapaki hariku
Menyongsong esok yang tlah siap menanti
Semoga dipenghujungmu ya Ramadhan
Apunan Ilahi kan terpancar lewat pribadi nan luhur

MENCARI SEBUAH MASJID

Aku diberitahu tentang sebuah masjid
Yang tiang-tiangnya dari pepohoon di hutan
Pondasinya batu karang dan pualam pilihan
Atapnya menjulang tempat bersangkutnya awan
Kubahnya tembus pandanng
Berkilauan digosok topan kutub utara dan selatan
Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang sepenuh dindingnya yang transparan
Dihiasi dengan ukiran kaligrafi Qur�an dengan warna platina dan keemasan
Bentuk daun-daunan sangat teratur serta sarang lebah begitu geometriknya
Ranting dan tunas berjalin bergaris-garis gambar putaran angina
Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu sebuah masjid yang menaranya menyentuh lapisan ozon
Dan menyeru adzan tak habis-habisnya membuat lingkaran mengikat dunia
Nadanya yang lepas-lepas disulam malaikat jati renda benag emas yang memperindah ratusan juta sajadah disetiap rumah tempatnya singgah
Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang sebuah masjid
Yang letaknya dimana pada waktu adzan lohor engkau masuk kedalamnya
Engkau berjalan sampai waktu asar, takkan capai saf pertama
Sehingga bila engkau tak mau kehilangan waktu, bersalatlah dimana saja
Dilantai masjid ini yang besar luar biasa
Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberi tahu tentang ruangan disis mihrabnya
Sebuah perpustakaan tak terkata besarnya
Orang-orang dengan tenang membaca di dalmnya
Di bawah gantungan lampu-lampu kristal terbuat dari berlian yang menyimpan cahaya matahari
Kau lihat bermilyar huruf dan kata masuk beraturan ke susunan syaraf pusat manusia
Dan jadi ilmu berguna
Di sebuah pustaka yang bukunya berjuta-juta
Terletak disebelah menyebelah masjid kita
Aku rindu dan mengembara mencarinya

Aku diberitahu tentang sebuah masjid
Yang beranda dan di dalamnya tempat orang-orang bersila bersama
Dan bermusyawarah tentang dunia dengan hati terbuka
Dan pendapat bias berlainan namun tanpa pertikaian
Bisalah diuraikan dalam simpul persaudaraan sejati dalam hangat sajadah
Yang itu juga terbentang di dalam masjid yang sama
Tumpas aku dalam rindu
Mengembara mencarinya
Dimanakah dia gerangan letaknya?

Pada suatu hari aku mengikuti matahari
Ketika dipuncak tergelincir sempat lewat sperempat kuadran turun kebarat
Dan terdengar merdunya adzan dipegunungan
Akupun melayangkan pandangan mecari masjid itu ke kiri dan ke kanan
Ketika seorang tak kukenal membawa gulungan
Dia berkata, �Inilah dia masjid yang dalam pencarian tuan�
Dia menunjuk tanah ladang itu dan di atas lahan pertanian dia bentangkan secarik tikar pandan
Kemudian dituntunya aku ke sebuah pancuran
Airnya bening dan dingin teratur
Tanpa kata dia berwudhu duluan
Akupun dibawah air itu menampungkan tangan
Ketika kuusap mukaku kali ketiga secara perlahan
Hangat air yang terasa bukan dingin
Kiranya demikianlah air pancuran yang bercampur dengan air metaku yang bercucuran.

Demikian  3 PUISI PUASA RAMADHAN MENGHARUKAN mudah mudahan bermanfaat .